<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10107">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Security Onion dan Honeypot pada Sistem Virtualisasi Cloud Computing</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Joshua Yassar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1455301039</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 52hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cloud computing merupakan salah satu jenis teknologi yang semakin berkembang saat ini, setiap server cloud memiliki administrator yang salah satu dari tugasnya adalah untuk memantau server dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap server. Serangan terhadap server dapat terjadi kapan saja sedangkan administrator tidak dapat memantau dan mengawasi jaringan server setiap saat. Sehingga dibutuhkan sistem yang dapat membantu administrator untuk melaporkan dan memerangkap serangan jaringan terhadap server. Dengan alasan tersebut maka dibangunlah Security Onion dan Honeypot Honeyd untuk mengawasi jaringan dan memerangkap serangan jaringan agar tidak mengganggu server asli. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa Security Onion dan Honeyd dapat mendeteksi dan memerangkap serangan bruteforce attack, vulnerability scanning, portscanning dan denial of service yang dilakukan kepada server dengan persentase 100%, namun gagal dalam mendeteksi dan memerangkap serangan sniffing yang dilakukan kepada client. Sedangkan dari hasil analisa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melakukan tiap jenis serangan didapatkanlah hasil bahwa serangan vulnerability scanning membutuhkan waktu 3,7 menit, serangan ini memakan waktu paling lama dari keempat jenis serangan lain. &#13;
 &#13;
Kata Kunci: Security Onion, Honeypot, Honeyd, Cloud computing</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1455301039</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10107</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 08:47:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 09:14:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>