<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10143">
 <titleInfo>
  <title>perancangan Aplikasi Mobile Learning Untuk Bahasa Inggris Dengan Model Drill and Practice</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Danu Prakoso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1455301015</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 63hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional dan wajib dipelajari dari tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi di Indonesia. Di tingkat SD, siswa akan diperkenalkan terlebih dahulu mengenai kosakata (vocabulary) dan teknik pengucapannya (pronunciation) sebelum diharapkan untuk fasih dalam berbahasa Inggris. Tetapi karena waktu belajar yang terbatas dan perbedaan gaya belajar masing-masing siswa di sekolah seperti visual, auditorial, dan kinestetik, hal tersebut dapat mengakibatkan informasi yang diterima menjadi kurang maksimal, sehingga dibutuhkan media pembelajaran dengan konsep individual learning sebagai alternatif belajar di rumah. Perbedaan gaya belajar tersebut dapat diakomodir dengan mengimplementasikan konsep multimedia interaktif dengan model drill and practice. Berdasarkan pengujian observasi yang dilakukan terdapat peningkatan rata-rata nilai sebesar 23.54 dimana perbandingan nilai sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi yaitu 45.83 : 69.37, dari perbedaan nilai tersebut dilakukan pengujian Paired Sample T-Test untuk membuktikan apakah aplikasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran atau tidak, dari pengujian tersebut didapatkan hasil bahwa nilai signifikansi sebesar 0.000 yang berarti &lt; dari 0.05, sehingga aplikasi tersebut dapat dinyatakan sebagai media pembelajaran dan dapat bermanfaat untuk digunakan oleh siswa Sekolah Dasar. Dan setelah melakukan pengujian usabilitas didapatkan hasil sebesar 71.41 yang berarti aplikasi ini bersifat acceptable untuk digunakan oleh pengguna. &#13;
 &#13;
Kata kunci : vocabulary, pronunciation, drill and practice, gaya belajar, multimedia interaktif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1455301015</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10143</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 11:38:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 11:39:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>