<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10144">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi NOSQL Column Store Database Menggunakan Cassandra Untuk Membangun Model Infrastruktur Big Data</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Rizki Wulandari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1455301079</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 90hlm.; ilus.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Besarnya pertumbuhan pengguna komputer berdampak terhadap data yang dihasilkan, sehingga muncul fenomena Big Data. Hal tersebut menyebabkan infrastruktur database dengan  RDBMS memiliki keterbatasan. Sehingga dibutuhkan infrastruktur database yang menerapkan Not-only SQL (NoSQL). Salah satu jenis database NoSQL adalah Cassandra yang penyimpanannya berorientasi kolom. Oleh karena itu, pada proyek akhir ini dibangun model infrastruktur Big Data dengan mengimplementasikan NoSQL menggunakan Cassandra pada multi node cluster dengan empat buah node. Pengujian dilakukan menggunakan YCSB dengan melakukan load dataset dan run Core Workloads. Core Workloads terdiri dari workload A-G. Sebagai pendukung proyek akhir ini, digunakan dataset dengan ukuran kelipatan 500.000 dari 500.000-2.000.000 records. Dari pengujian dan analisis terhadap pembacaan dan penulisan data diperoleh, workload dengan operasi read membutuhkan waktu ekseskusi yang lebih lama dibandingkan dengan operasi update, dengan selisih 64,9%. Sehingga, dari infrastruktur yang dibangun, cluster 1 node lebih optimal sebagai infrastruktur pengolahan big data dengan operasi insert dan update yang dominan. Sedangkan cluster 3 node  adalah yang paling optimal sebagai infrastruktur pengolahan big data dengan operasi read dan scan yang dominan. Kata Kunci: Big Data, NoSQL, Column Store, Cassandra</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknologi Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1455301079</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10144</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 11:38:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 11:39:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>