<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10322">
 <titleInfo>
  <title>Kandang Burung Otomatis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bahrul Ulum</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1421412013</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix, 38hlm.; ilus.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada umumnya proses perawatan unggas jenis burung masih menggunakan cara manual. Biasanya pengisian pakan, minum dan pembersihan alas kandang masih di kerjakan secara manual, sehingga dapat memperlambat pekerjaan dalam pemberian pakan, minum dan pembersihan alas sangkar yang mengakibatkan pemborosan waktu terhadap pemelihara unggas tersebut. Laporan proyek akhir ini membahas tentang kandang burung otomatis. Sistem kandang burung otomatis ini menggunakan timmer delay pada pembersihan alas kandang, load cell dan limit swich dari mikrokontroler yang akan mengendalikan relay motor DC sebagai output kontrol. Pada proyek akhir ini menggunakan empat buah motor DC. Dimana motor DC yang digunakan yaitu Motor DC 1 untuk pemberian pakan, pompa motor DC 2 untuk pemberian minum, pompa motor DC 3 untuk penyiraman alas kandang burung, sedangkan motor DC 4 untuk meggerakkan alas kandang burung yang berupa konveyor. Dimana konveyor bergerak membawa kotoran yang berada pada alas kandang burung  tersebut. Pemberian makan menggunakan sensor load cell masi memiliki eror dikarnakan masih ada makanan yang berlebih di keluarkan dari tempat penampungan menuju ke tempat pakan burung dan Keberhasilan pemberian minum menggunakan sensor limit swich adalah 80 % Delay waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan alas kandang minimal 20 detik. &#13;
 &#13;
Kata kunci: Load cell, limit Swich, Motor DC, Mikrokontroller Atmega8535 dan Pompa Motor DC</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1421412013</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10322</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 07:49:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 07:49:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>