<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10359">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Mesin Penusuk Sate Otomatis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anisa Erma Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1421412008</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 72hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sate merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang sangat populer. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya orang yang membuka usaha penjualan sate. Namun carapengolahan sate terutama pada bagian penusukkan lidi ke daging masih sangat manual dan tidak efisien. Oleh karena itu dibutuhkan mesin yang dapat menyusun daging dan menusukkan lidi ke daging secara otomatis. Mesin penusuk sate otomatis ini memiliki dua sistem kerja yaitu sistem 1 pendorongan daging ke wadah dan sistem 2 penekan dan penusukkan daging. Kedua sistem menggunakan pneumatik dalam pengerjaannya. Untuk menghidupkan mesin maka ditekanlah pushbutton star. Konveyor akan bergerak membawa wadah tempat daging untuk diproses pada setiap sistem yang ada pada mesin. Untuk mendeteksi adanya wadah, maka pada setiap sistem menggunakan sensor proximity. Setelah selesai diproses, maka mesin ini akan menghasilkan 8 tusuk sate. Tingkat keberhasilan pada sistem 1 yaitu pendorong daging dapat dikategorikan baik dengan persentase 87%. Untuk sistem pendorongan lidi tanpa daging memiliki persentase keberhasilan 95% dan saat pendorongan lidi ke wadah yang berisi daging hasilnya terbilang kecil dengan keberhasilan 55%. Rata-rata waktu kerja mesin ini adalah 92,16 s atau 1,536 menit. &#13;
 &#13;
Kata Kunci : Mesin Penusuk Sate Otomatis, sensor proximity, pneumatik, konveyor</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1421412008</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10359</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 09:42:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 09:43:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>