<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10365">
 <titleInfo>
  <title>Alat Kontrol dan Monitoring Debit Air Terhadap Putaran Turbin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Della Ayudea Fadhillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1421412022</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 47hlm.; ilus.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Alat kontrol dan monitoring debit air terhadap putaran turbin merupakan alat yang berguna untuk mengontrol dan memonitoring debit air agar menghasilkan putaran turbin yang konstan. Cara mengontrol putaran turbin agar tetap konstan dengan memasang pintu air sebelum turbin. Pintu air digerakkan oleh motor DC yang mendapatkan feedback dari nilai putaran turbin. Jika putaran turbin melebihi putaran yang dikehendaki, maka gate akan menutup guna untuk menurunkan debit air yang mengalir pada turbin, begitu juga sebaliknya. Untuk mengetahui besar debit air yang mengalir ke turbin dipasang flow sensor, sedangkan untuk mendapatkan putaran turbin dipasang rotary encoder. Alat ini menggunakan mikrokontroller ATmega 8535. Pada alat ini terdapat dua kondisi yang berbeda, yaitu pipa keluaran pada tangki terletak pada ketinggian yang berbeda. Selanjutnya air akan mengalir ke bak penampungan. Air yang berada di bak penampungan akan di pompa kembali menuju tangki air. Pada keluaran pompa dipasang katup bypass untuk mengatur besar debit air yang diinginkan. Adapun untuk mengetahui debit air yang keluar dari pompa yaitu dipasang sebuah rotameter. Turbin screw dapat berputar mulai debit 3 ltr/mnt dan turbin crossflow mulai berputar dari debit 2 ltr/mnt. Respon putaran dari turbin screw lebih bagus dibanding dengan putaran turbin crossflow, karena putaran yang dihasilkan lebih besar. Perbandingan nilai putaran pada turbin screw dan turbin crossflow adalah sebesar 23,25%. &#13;
Kata kunci : ATmega 8535, flow sensor, rotary encoder, pintu air, turbin, pompa air, rotameter</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1421412022</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10365</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 10:35:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 10:35:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>