<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10366">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Oven Pintar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jesika Erventy Osman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1521412035</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 72hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prinsip perpindahan panas pada oven listrik pada umumnya menggunakan prinsip konveksi paksa (Forced Convection) dimana elemen pemanas (heater) yang dipasang di dalam oven didistribusikan panasnya melalui kipas (blower) agar panas merata di seluruh ruangan oven. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah oven pintar dimana distribusi panasnya melalui metode konveksi alamiah (Natural Convection) dimana heater digunakan sebanyak 4 buah dengan daya yang digunakan masingmasingnya sebesar 400 Watt pada sisi kiri, kanan, atas dan bawah. Oven pintar ini mampu mengontrol dan mempertahankan suhu ruangan agar tetap   150  . Pengontrolan panas heater yang didistribusikan di ruangan oven dikontrol menggunakan mikrokontroler yang dapat mengatur suhu ruangan dengan pembacaan suhu oleh sensor termokopel. Sehingga setelah suhu ruangan   150  , pintu terbuka secara otomatis pada tingkat atas selama 20 detik untuk pilihan input jenis kue atas dan bawah, pintu menutup setelah input jenis kue diberikan dan adonan diletakkan. Pintu bawah membuka untuk peletakan adonan kue dan tidak akan tertutup jika adonan belum diletak. Kue akan dipanggang sesuai waktu berdasarkan jenis kue yang diberikan. Jika waktu pemanggangan kue terpenuhi, pintu terbuka secara otomatis dan tidak akan tertutup sebelum kue diangkat. Dengan menggunakan oven ini, kue brownies matang dalam waktu 45 menit dengan suhu kue 107   dan kue bolu matang dalam waktu 50 menit dengan suhu kue 93   - 100  . &#13;
 &#13;
Kata kunci :Oven, mikrokontroler, heater, Natural Convection</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1521412035</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10366</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 10:37:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-29 10:38:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>