<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10814">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi metode TOPSIS Dalam pemilihan bibit unggul tanaman karet</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irgha Utami Bamer</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1557301040</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi, 64 hlm.; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkebunan karet di Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai&#13;
negara pemilik lahan perkebunan karet terbesar di dunia dengan luas&#13;
mencapai 3,4 juta. Urutan kedua adalah Thailand dengan luas lahan 2&#13;
juta hektar, akan tetapi produksi getah karet di Indonesia 2/3 dari&#13;
Thailand yaitu 1,1 ton per hektar sedangkan Thailand menghasilkan&#13;
1,7 ton per hektar. Salah satu masalah rendahnya produktivitas lateks&#13;
karet di Indonesia adalah kurangnya pemakaian bibit unggul&#13;
dikarenakan petani belum mengetahui dan bisa memilih jenis bibit&#13;
karet yang bagus. Oleh karena itu dalam penelitian ini dirancang suatu&#13;
aplikasi pendukung keputusan berbasis web dengan menggunakan&#13;
metode Technique For Order Preference by Similiarity to Ideal&#13;
Solution (TOPSIS) untuk memberi solusi rekomendasi kepada petani&#13;
dalam pemilihan bibit unggul tanaman karet dan memberikan&#13;
pengetahuan tentang budidaya tanaman karet yang tepat. Terdapat dua&#13;
pengujian yang dilakukan yaitu pengujian black box testing untuk&#13;
mengetahui apakah fungsi semua perangkat lunak telah berjalan&#13;
dengan baik sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah&#13;
didefinisikan dan pengujian usability dengan penyebaran kuesioner&#13;
terhadap responden yang menghasilkan nilai 91,25%, bahwa&#13;
responden menyatakan sistem membantu dan memudahkan dalam&#13;
pemilihan bibit unggul tanaman karet dari segi kegunaan, kemudahan&#13;
pengguna, kemudahan belajar dan kepuasaan.&#13;
Kata kunci: Tanaman karet, Decison Support dan Technique For&#13;
Order Preference by Similiarity to Ideal Solution .</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Sistem Informasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA SI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA SI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1557301040</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="7069" url="" path="KP_PA/VIDEO/PA1557301040_video_pa.mp4" mimetype="video/mp4">Video - Implementasi metode TOPSIS Dalam pemilihan bibit unggul tanaman karet</slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="7075" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1557301040_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Implementasi metode TOPSIS Dalam pemilihan bibit unggul tanaman karet</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10814</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-12 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-12 16:20:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>