<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13794">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan Aplikasi Mobile Perencanaan Perjalanan dengan Menentukan Urutan Sejumlah Rute Wisata Menggunakan Algoritma Floyd-Warshall</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jihan Nabilah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1755301050</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 51 hlm.; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pariwisata mengambil peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Beberapa lokasi tujuan wisata yang sangat diminati wisatawan di Sumatera Barat adalah Kota Padang, Pariaman dan Bukittinggi. Kota Padang dan Kota Pariaman terletak di pantai barat pulau Sumatera dan berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia. Sedangkan Kota Bukittinggi terletak di tengah-tengah Provinsi Sumatera Barat dan posisinya yang strategis merupakan segitiga perlintasan menuju ke utara, timur dan selatan Sumatera. Para wisatawan biasanya menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps untuk mencari rute perjalanan ke lokasi wisata tersebut. Namun, aplikasi navigasi tersebut masih saja memberikan rute perjalanan yang berulang dan menyebabkan wisatawan melewati jalan yang sama ketika menempuh perjalanan wisata ke beberapa lokasi sehingga lebih banyak memakan waktu di jalan serta menghabiskan banyak biaya. Oleh karena itu, maka dirancanglah sebuah aplikasi perencanaan perjalanan dengan menentukan sejumlah rute wisata menggunakan algoritma Floyd-Warshall yang berbasis Android. Pengembangan aplikasi ini menggunakan algoritma Floyd-Warshall untuk menentukan rute yang searah dan berurutan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan terhadap aplikasi yang dibangun menggunakan black box, didapatkan hasil bahwa aplikasi sudah 100% berhasil dibangun sesuai yang diharapkan. Selanjutnya pengujian kuesioner, sebesar 90.4% setuju setiap fitur aplikasi telah berjalan sesuai dengan fungsinya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1755301050</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="13300" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1755301050_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Pengembangan Aplikasi Mobile Perencanaan Perjalanan dengan Menentukan Urutan Sejumlah Rute Wisata Menggunakan Algoritma Floyd-Warshall</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13794</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-01 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 11:20:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>