<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14106">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Dashboard Business Intelligence Untuk Pengelompokkan Pelanggan Terkendala Berbasis Web (Studi Kasus:</title>
  <subTitle>PT Telkom Pekanbaru)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desi Purnama Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1757301007</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 83 hlm.; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Telkom Pekanbaru yang berlokasi di jalan Sudirman No.199 ini melayani berbagai keperluan pelanggan telkom, salah satunya pengajuan jaringan telkom IndiHome. Dalam meningkatkan penjualannya, PT Telkom ini berupaya untuk menyelesaikan setiap kendala pemesanan IndiHome oleh pelanggan. Kendala ini biasanya terjadi ketika pemasangan IndiHome yang didata oleh teknisi yang memasangkan IndiHome pelanggan. Selama ini proses menyelesaikan kendala pemasangan membutuhkan waktu karena banyaknya kendala pelanggan yang berbeda-beda setiap harinya, dari banyaknya kendala dibutuhkan pola untuk pengelompokkan semua kendala pelanggan agar memudahkan pihak perusahaan dalam melihat perkembangan kendala setiap pelanggan. Sehingga dibutuhkan sistem untuk menentukan pola pengelompokkan kendala, clustering dapat mengelompokkan data yang memiliki karakteristik yang sama di data set. Salah satu algoritma clustering yang populer adalah k-means. K-means mampu menampilkan dan memetakan jenis kendala pemesanan untuk setiap pelanggan dan hasil dari pengolahan data diimplementasikan menggunakan business intelligence untuk memvisualisasikan data dengan grafik sehingga dapat membantu PT Telkom dalam mengambil keputusan untuk setiap perkembangan kendala pemesanan. Berdasarkan hasil pengujian terhadap sistem yang telah dibangun menggunakan black box, didapatkan hasil bahwa sistem sudah 100% berhasil dibangun sesuai dengan yang diharapkan pengguna. Selanjutnya pengujian User Acceptance Test (UAT) menunjukkan bahwa 91% sistem sudah dapat diterima oleh pengguna dan fitur sistem telah berjalan sesuai fungsinya.&#13;
&#13;
Kata kunci: PT Telkom Pekanbaru, Clustering, K-means, Business Intelligence. User Acceptance Test (UAT), Black Box Testing</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Sistem Informasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA SI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA SI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1757301007</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA SI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="13699" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1757301007_poster_pa.jpg" mimetype="image/jpeg">Poster - Implementasi Dashboard Business Intelligence Untuk Pengelompokkan Pelanggan Terkendala Berbasis Web (Studi Kasus: PT Telkom Pekanbaru)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14106</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-10 08:20:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>