<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14360">
 <titleInfo>
  <title>Sistem Pengendali Asap Las Pengelasan Di Bengkel Las Dengan Menggunakan Exhaust Fan DC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ibrahim Sofyan Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1921421404</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi, 36 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Implementasi dari hasil kerja sebuah proses pengelasan&#13;
memerlukan penanganan yang lebih kompleks terkait keselamatan dan&#13;
kesehatan kerja. Dampak yang paling signifikan adalah penyebaran asap&#13;
hasil pengelasan yang tidak dapat terdistribusi keluar dari tempat&#13;
pengelasan secara baik melalui saluran pembuangan. Untuk mengatasi&#13;
masalah tersebut, dibuatlah suatu Sistem Pengendali Asap Pengelasan&#13;
Menggunakan Exhaust Fan DC. Ketika sensor Cahaya (Photodioda)&#13;
dan Asap (MQ – 2) mendeteksi asap diatas 230 ppm sensor akan&#13;
mengirim logic (data) pada arduino uno kemudian mentransfer hasilnya&#13;
menuju LCD dan motor driver untuk menjalankan Exhaust Fan DC&#13;
tersebut. Adapun Hasil yg diperoleh berdasarkan penelitian ini adalah&#13;
berupa menjaga seseorang welder dari kepulan/gumpalan asap&#13;
pengelasan sebanyak 95%.&#13;
Kata Kunci : Pengelasan, Exhaust Fan, pengendali asap&#13;
&#13;
	Implementasi dari hasil kerja sebuah proses pengelasan memerlukan penanganan yang lebih kompleks terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Dampak yang paling signifikan adalah penyebaran asap hasil pengelasan yang tidak dapat terdistribusi keluar dari tempat pengelasan secara baik melalui saluran pembuangan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibuatlah suatu Sistem Pengendali Asap Pengelasan Menggunakan Exhaust Fan DC. Ketika sensor Cahaya (Photodioda) dan Asap (MQ â€“ 2) mendeteksi asap diatas 230 ppm sensor akan mengirim logic (data) pada arduino uno kemudian mentransfer hasilnya menuju LCD dan motor driver untuk menjalankan Exhaust Fan DC tersebut. Adapun Hasil yg diperoleh berdasarkan penelitian ini adalah berupa menjaga seseorang welder dari kepulan/gumpalan asap pengelasan sebanyak 95%.&#13;
Kata Kunci : Pengelasan, Exhaust Fan, pengendali asap</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1921412404</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="14447" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1921412404_poster_pa.PNG" mimetype="image/png">Poster - Sistem Pengendali Asap Las Pengelasan Di Bengkel Las Dengan Menggunakan Exhaust Fan DC</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14360</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-13 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-01 08:43:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>