<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14600">
 <titleInfo>
  <title>Monitoring Kubernetes Cluster Menggunakan Prometheus dan Grafana</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salma Rachman Dira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1855301110</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 60 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyaknya jumlah request client dapat menyebabkan beban kerja berlebih pada server sehingga dapat membuat server down. Karna hal itu digunakan layanan cloud computing yang dapat meningkatkan jumlah request client. Dengan adanya teknologi cluster pada cloud computing maka beban kerja server akan dibagi secara merata atau seimbang kepada masing-masing server. Clustering bisa dikombinasikan dengan container dimana tiap proses atau aplikasi yang dijalankan tiap container memiliki kernel yang sama. Oleh karna itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang mampu melakukan management terhadap container, salah satu aplikasinya adalah Kubernetes. Kubernetes memiliki beberapa komponen yaitu cluster, pod, service dan node yang perlu di monitoring. Untuk dapat melakukan monitoring digunakan sebuah aplikasi yang dapat membantu yaitu Prometheus dan Grafana. Prometheus akan mengambil data yang ada pada Kubernetes, lalu data yang telah didapat oleh Prometheus dapat divisualisasikan dengan Grafana. Grafana dapat merubah data metrik ke dalam bentuk grafik yang mudah dipahami dan interaktif. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas yang telah dilakukan, Prometheus berhasil membaca data dari server target dan Grafana berhasil menampilkannya ke dalam bentuk grafik. Pada pengujiannya dari 5 percobaan akses 20-100 user, sistem monitoring dapat menampilkan besar penggunaan CPU, memory, dan beban traffic yang dapat terus meningkat sesuai dengan beban akses user.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1855301110</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="14687" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1855301110_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Monitoring Kubernetes Cluster Menggunakan Prometheus dan Grafana</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14600</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 09:03:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>