<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14693">
 <titleInfo>
  <title>Penerapan Teknik Kamera dan Sinematografi pada Film Animasi menggunakan Blender</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reyhan Adyatma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1855301050</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 78 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sinematografi merupakan penggabungan dari kata Yunani dengan arti â€œgerakan merekamâ€ dengan tujuan menangkap gambar serta menyatukan nya menjadi beberapa gambar dan Teknik kamera itu memberikan angle yang pas dalam membuat suatu tangkapan gambar. Pada penelitian ini menggunakan film animasi 3D tentang cerita Pak Pandir. Dimana pada setiap scene dan take,diberikan Teknik sinematografi juga kamera. Dari hasil yang didapatkan, penggunaan Teknik sinematografi dan kamera lebih berkualitas dibandingkan dengan tidak memakai sinematografi dan Teknik kamera. Dari penelitian ini didapatkan output film animasi 3D Pak Pandir yang sudah memiliki alur cerita yang jelas. Hal tersebut didukung oleh data kuesioner yang dimana sebanyak 91,7% sangat setuju dengan adanya penerapan Teknik sinematografi dan kamera akan lebih berkualitas dibandingkan dengan tidak memakai sinematografi dan kamera . Dari film animasi 3D tersebut didapatkan bahwa responden berpendapat tidak boleh menjadi orang yang mau dibodohi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1855301050</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="15668" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1855301050_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Penerapan Teknik Kamera dan Sinematografi pada Film Animasi menggunakan Blender</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14693</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 16:24:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>