<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14722">
 <titleInfo>
  <title>Penghitung Curah Hujan Berbasis Iot</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Prima Hadhi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1820301031</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi, 100 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Informasi data curah hujan sangat dibutuhkan oleh para petani untuk mengambil keputusan yang tepat agar air di lahan pertanian atau perkebunannya berada pada kapasitas yang ideal sesuai kebutuhan tanaman. Perkebunan besar dengan sistem pengelolaan air yang baik menggunakan ombrometer (alat penakar hujan manual) dan sumber daya manusia yang mencatat data secara rutin setiap pagi. Terjadi hambatan ketika pagi hari terjadi hujan lebat, pengukuran curah hujan menjadi terhalang. Guna mengatasi masalah tersebut, diperlukan alat penghitung curah hujan secara otomatis. Penelitian ini adalah mengaplikasikan Internet of Things pada alat penghitung curah hujan. Alat penghitung curah hujan yang digunakan adalah tipping bucket dan dilengkapi dengan sensor reed switch. Reed switch berfungsi mendeteksi pergerakan tipping bucket. Hasil yang diperoleh dari alat yang dirancang telah berhasil mengirimkan data curah hujan dalam satuan milimeter (mm), kondisi cuaca, prediksi dan rekomendasi menggunakan komunikasi seluler ke internet dengan mikrokontroler TTGO T-CALL ESP32 dan server blynk. Kemudian aplikasi android menampilkan data tersebut. Data harian dapat disimpan ke dalam google spreadsheet. Nilai persentase akurasi alat yang dirancang dibandingkan dengan ombrometer BMKG yaitu sebesar 90,31 % dari 15 data pengujian. Dan pada pengujian akurasi alat yang dirancang dibandingkan dengan tipping bucket AWOS BMKG yaitu sebesar 83,83 % dari 15 data pengujian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika Telekomunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA TET</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TET</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1820301031</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="14789" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1820301031_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - PENGHITUNG CURAH HUJAN BERBASIS IOT</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14722</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-02 10:53:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>