<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14804">
 <titleInfo>
  <title>Alat Pencetak Bakso Menggunakan Tuas Penekan Dengan Sistem Pemasakan Secara Otomatis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY DWI LESTARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1921412043</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 42 hlm.; 20 14 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakso merupakan salah satu kuliner favorit yang banyak ditemukan di Indonesia. Proses pencetakan bakso di Indonesia masih banyak yang mencetak dengan cara manual yakni menggunakan tangan, maka dari itu diperlukan alat pencetak bakso yang dapat mencetak bakso dengan cepat. Para pengusaha bakso dapat memanfaatkan alat pencetak bakso agar produksi mereka lebih banyak dan berkualitas. Selain itu dari sisi waktu produksi yang lebih cepat juga menjadi alasan mereka menggunakan alat pencetak bakso. Alat yang akan dirancang menggunakan sistem pemasakan secara otomatis dan dua tuas sebagai tuas penekan dan tuas pencetak, dengan desain tabung yang memiliki 9 lubang pencetak dengan diameter 25 mm dan dapat menampung 8 kg adonan bakso. Cara kerja alat ini menggunakan pemotongan secara mekanik, yang mana tuas penekan menekan adonan di dalam tabung secara perlahan maka adonan bakso dapat keluar dari lubang-lubang tabung penampung adonan dan tuas pencetak memotong adonan yang keluar dari lubang-lubang tabung hingga seluruh adonan dapat dicetak dan masuk ke dandang perebusan. Bakso yang dihasilkan dari 1 kg adonan sebanyak 400 gram atau sekitar 27 butir per 20 detik. Suhu air pemasakan bakso hasil cetakan dikontrol oleh termostat digital, yang mana jika suhu</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1921412043</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="15715" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1921412043_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Alat Pencetak Bakso Menggunakan Tuas Penekan Dengan Sistem Pemasakan Secara Otomatis</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14804</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-04 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-31 13:32:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>