<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14808">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Antena Microstrip 5,8 GHz untuk aplikasi Surveillance Sensing</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ferdian Lesmana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1820301032</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 66 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia adalah negara dengan julukan negara paru-paru dunia memiliki jumlah luas hutan sebesar 95,6 juta hektar pada tahun 2020, jumlah luas ini semakin menyusut setiap tahunnya, salah satu penyebabnya adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan menyebabkan kerugian yakni bencana kabut asap bagi Indonesia maupun negara tetangga. Ditahun mendatang, jumlah luas lahan hutan yang terbakar dapat diminimalisir dengan adanya surveillance sensing system yang diterapkan untuk memantau kondisi hutan dengan update data secara real time, untuk menunjang dari surveillance sensing system kebakaran hutan maka diperlukan sebuah antena yang dapat menerima/mengirim data surveillance sensing system. Pada penelitian ini antena microstrip dirancang dan dibuat agar dapat beroperasi pada frekuensi kerja 5,8 GHz guna sebagai media transmisi data surveillance sensing system kebakaran hutan. Antena ini dirancang dengan menentukan ukuran dimensi berdasarkan perhitungan secara teori. Perancangan dilanjutkan dengan simulasi menggunakan software CST Studio Suite. Pada simulasi dilakukan optimasi berupa pengubahan dimensi antena agar diperoleh parameter yang diharapkan. Hasil simulasi ini akan diimplementasikan pada antena dengan proses fabrikasi. Parameter yang didapat dari hasil pengukuran antenna microstrip telah mencapai target. Return loss pada frekuensi kerja 5,8 GHz adalah -23.2 dB dengan VSWR 1.154 dan gain 9,53 dBi. Pola radiasi antena yang terukur secara horizontal dan vertical bersifat directional, dan memiliki bandwith sebesar 285 MHz.&#13;
&#13;
Kata kunci : Antena Microstrip, Surveillance Sensing, Kebakaran Hutan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika Telekomunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA TET</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TET</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1820301032</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="14993" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1820301032_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Rancang Bangun Antena Microstrip 5,8 GHz untuk aplikasi Surveillance Sensing</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14808</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-04 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-02 10:02:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>