<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14820">
 <titleInfo>
  <title>Pengukuran Kinerja Kubernetes Cluster pada Nested Virtualization berbasis Vagrant</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdul Aziz Fakhrul Soleh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1855301079</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 51 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teknologi komputasi awan (Cloud Computing) diperlukan sebagai teknologi komputasi terdistribusi yang mampu memproses fungsi perangkat keras saat menjalankan proses komputer atau sistem operasi, efisiensi penggunaan sumber daya perangkat dalam hal perangkat keras dan proses untuk mencapai ketersediaan tinggi, dan sistem yang lebih andal saat mengatasi kegagalan. Hasil penelitian adalah dengan query busy pada server Vagrant, penggunaan memori saat busy adalah 73% untuk 20 pengguna, 75% untuk 40 pengguna, dan 77% untuk 60 pengguna. Persentase penggunaan CPU untuk stress request di server Vagrant adalah 68% untuk 20 pengguna, 67% untuk 40 pengguna, dan 71% untuk 60 pengguna. Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa penggunaan resource yang dialokasikan untuk cluster Kubernetes di lingkungan virtual masih belum optimal. Salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya adalah dengan membangun virtualisasi bersarang ke dalam implementasi. Virtualisasi telah sangat memperluas penggunaan perangkat keras, memungkinkan penyedia layanan TI untuk menawarkan berbagai aplikasi, platform, dan solusi infrastruktur dengan perangkat keras yang mudah digunakan. Dengan kata lain, virtualisasi bersarang (nested virtualization) adalah kemampuan untuk menjalankan hypervisor di dalam mesin virtual, sedangkan mesin virtual juga berjalan di atas hypervisor. Penggunaan CPU dalam keadaan stanby dan busy pada Kubernetes cluster lebih rendah yaitu 25% dibandingkan Kubernetes cluster pada nested virtualization yaitu 42%</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1855301079</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="15753" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1855301079_poster_pa.png" mimetype="image/png">Poster - Pengukuran Kinerja Kubernetes Cluster pada Nested Virtualization berbasis Vagrant</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14820</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-15 15:26:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>