<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14911">
 <titleInfo>
  <title>Sistem Monitoring Kebakaran Hutan dan Tinggi  Muka Air pada Lahan Gambut Berbasis Internet of Things (IoT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risqi Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1921412041</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 88 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebakaran hutan pada lahan gambut sering terjadi pada saat musim kemarau terhusus nya di Riau, saat ini pemantauan kebakaran hutan dan tinggi muka air dilakukan dengan cara patroli oleh petugas di lapangan, sulitnya mendeteksi kebakaran hutan dan memonitoring tinggi muka air karena lokasi hutan yang luas memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi pemantauan. Hal ini dapat diringkan dengan sistem monitoring dalam mendeteksi kebakaran dan memonitoring tinggi muka air secara real time yang dapat di pantau melalui website. Sistem monitoring kebakaran hutan dan tinggi muka air telah berhasil diuji pada lahan gambut  dalam mendeteksi suhu yang mendapatkan selisih 0.6Â°C dan nilai error 0.98 %, mendeteksi kelembaban udara mendapatkan selisih 1.72 % dan error 3.01%,  mendeteksi asap yang dilakukan uji coba sejauh jarak 5 meter, dapat mendeteksi adanya asap, mendeteksi kelembaban tanah mendapatkan selisih 0.72%  dan error 1.05%. mendeteksi tinggi muka air mendapatkan selisih 0.15 cm dan error 0.56%, pengujian ini dilakukan menggunakan alat ukur standar sebagai perbandingan pada masing masing sensor saat pengujiannya. Dari hasil pengujian sistem berhasil mengirim kan data sensor ke website dan dapat di pantau dari jarak jauh secara real time.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1921412041</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="15382" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1921412041_poster_pa.PNG" mimetype="image/png">Poster - Sistem Monitoring Kebakaran Hutan dan Tinggi  Muka Air pada Lahan Gambut Berbasis Internet of Things (IoT)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14911</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-01 09:24:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>