<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15050">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Mesin Pembelah Pinang Otomatis Menggunakan Dua Mata Pisau</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Riandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1921412001</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 44 hlm.; 20.5 x 14.5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembelaham pinang yang masih dilakukan secara manual memakan waktu dan kurang efektif bagi para petani pinang sehingga dibutuhkan inovasi baru mesin pebelah pinang yang dapat meringankan para petani dalam hal proses pembelahan buah pinang, mesin ini dibuat agar dapat mempercepat proses pembelahan buah pinang dapat dilihat pada penggunaan mesin terdahulu hanya menggunakan 1 mata pisau. Sehingga memperlama proses pembelahan buah pinang, untuk itu perlu desain ulang agar proses pembelahan pinang lebih maksimal. Oleh karena itu proses pembelahaan buah pinang otomatis dengan metode dua mata pisau sangat di butuh kan saat ini, untuk mempermudah petani dalam proses pembelahan buah pinang, alat ini dirancang dengan sumber penggerak dari mesin pembelah pinang ini adalah motor listrik 1 phasa sampai 3 phasa dan dikontrol secara sekuensial. Ketika kita menekan PB ON akan mengaktifkan relay dan contact relay mengaktifkan magnetic contactor. Merancang suatu metode alat pembelah pinang yang mekanis dengan menggunakan 2 mata pisau. Sistem kerja alat pembelah pinang, menggunakan motor listrik dijalankan dan setelah putaran stabil, maka dispengantar pinang yang berputar agar pinang menuju pisau setelah itu pinang tertekan sehingga pinang terbelah menjadi dua kemudian pinang akan keluar, dan akan terjatuh kebawah. Didapat hasil dari penelitian ini.bahwa pinang dapat membelah sebanyak 240 kg/jam, dan Pada pembelahan buah pinang dilakukan dengan 3 kali pengujian dan 5 kali percobaan didapat rata-rata keberahasilan yaitu 95,4%.&#13;
Kata Kunci : Buah pinang, mata pisau, dispengantar dan motor phasa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1921412001</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="15725" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1921412001_poster_pa.jpg" mimetype="image/jpeg">Poster - Rancang Bangun Mesin Pembelah Pinang Otomatis Menggunakan Dua Mata Pisau</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>15050</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-13 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-01 09:37:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>