<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15534">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh laju aliran volume fluida terhadap unjuk kerja dan karakteristik perpindahan panas  pada radiator sepeda motor yamaha Aerox 155cc</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aldo Alifando Ibrahim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1721302029</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komponen utama mesin adalah sistem pendingin, yang menjaga suhu &#13;
pengoperasian mesin antara 80 dan 90 derajat Celcius. Sistem pendingin harus &#13;
bekerja sebaik mungkin untuk menjaga kondisi ini. Pada kendaraan bermotor, &#13;
radiator merupakan alat yang digunakan untuk mendinginkan cairan cair yang &#13;
menyerap panas mesin. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mesin &#13;
menerima jumlah maksimum pendinginan yang dibutuhkannya. Data dalam &#13;
penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode -NTU. Radiator yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah radiator sepeda motor Yamaha Aerox &#13;
155cc dengan kipas yang berfungsi sebagai simulasi sumber angin dan tabung &#13;
pipih dengan sirip louvered. Sementara laju aliran udara tetap konstan pada 6 &#13;
m/s dan temperatur fluida panas tetap konstan pada 80Â°C, campuran cairan &#13;
pendingin yang digunakan terdiri dari 50% air dan 50% cairan radiator. &#13;
Kecepatan aliran air yang digunakan pada pengujian ini berkisar antara 2 hingga &#13;
6 lpm, dengan kenaikan sebesar 1 lpm untuk menyesuaikan kecepatan aliran air &#13;
dengan Valve. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, laju aliran massa &#13;
air maksimum adalah 6 lpm. Laju perpindahan panas maksimum dan panas &#13;
keseluruhan terbesar juga terjadi pada laju aliran 6 lpm 903 W/m2oC, dan &#13;
efektivitas radiator maksimum terjadi pada nilai 27,01 pada laju aliran 6 lpm.&#13;
Kata kunci : Efektifitas, Metode É›-NTU , Radiator, Aerox 155cc</note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1721302029</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="16684" url="" path="KP_PA/POSTER/PA1721302029_poster_pa.jpg" mimetype="image/jpeg">Poster - Pengaruh laju aliran volume fluida terhadap unjuk kerja dan karakteristik perpindahan panas  pada radiator sepeda motor yamaha Aerox 155cc</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>15534</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>