<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7500">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Center Pada Cloud Computing Dengan Openvz</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizki Fernando Satria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1256401031</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 53 | Ukuran : 20x14 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Data center merupakan sebuah pusat penyimpanan data yang &#13;
sewaktu-waktu  butuh  diekspansi.  Pada data  center konvensional &#13;
apabila dibutuhkan sebuah server baru maka diperlukan sebuah &#13;
server fisik baru, untuk menyediakan sebuah server fisik baru &#13;
tentunya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dan tidak semua &#13;
instansi  siap  sedia  untuk  ini.  Salah  satu  solusi  untuk  masalah  ini &#13;
adalah  dengan  membangun  data  center  menggunakan  metode  cloud computing dengan virtualisasi data center, ketika dibutuhkan penambahan, server baru dibangun dengan membuat Virtual Private Servers  (VPS)  yang  ditempatkan  di  dalam  host  fisik,  sehingga  akan mengurangi  penggunaan  server  dalam  bentuk  fisik.  Pada  penelitian ini teknologi virtualisasi yang digunakan adalah OpenVZ yang berbasis  node  pada  sistem  operasi  Linux.  Penelitian  ini  terdiri  dari satu  server  fisik  dengan  3  node  sebagai  data  center  yang  saling bekerja  sama.  Hasil  yang  didapatkan  dari  penelitian  ini  adalah  data center  berbasis  cloud  computing  dengan  menajemen  resource  yang lebih baik dimana ketika dibutuhkan sebuah server virtual bisa langsung ditambahkan selama resource yang dibutuhkan masih tersedia,  dan  client  bisa  langsung  mengakses  datanya  setelah  server baru  ditambahkan  dan  client  harus  melewati  proses  autentifikasi untuk mengakses datanya. &#13;
Kata kunci: data center, cloud  computing, openvz, virtualisasi, &#13;
resource</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Komputer</topic>
 </subject>
 <classification>PA TK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TK</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1256401031</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TK</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7500</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:22:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>