<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7731">
 <titleInfo>
  <title>Self Balancing Transportation</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Imam Syarif Mattata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1220401013</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 32 | Ukuran : 20x14 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Self-balancing Transportation beroda dua merupakan suatu &#13;
transportasi  yang  memiliki  dua  buah  roda  disisi  kanan  dan  kirinya, &#13;
yang tidak akan seimbang apabila tanpa adanya kontroler. &#13;
Keseimbangan pada Self-balancing Transportation beroda dua &#13;
memerlukan suatu metode kontrol yang baik dan handal untuk &#13;
mempertahankan posisi  Self  Balancing Transportation    dalam posisi &#13;
tegak lurus terhadap permukaan bumi, tanpa memerlukan pengendali &#13;
lain dari luar. Self-balancing Transportation beroda dua ini menggunakan  sensor  Accelerometer  untuk  mendeteksi  kemiringan serta sensor Gyroscope untuk mendeteksi kecepatan sudut badan Self Balancing  Transportation  ketika  akan  terjatuh.  Untuk  pembacaan sensor Gyroscope dan Accelerometer ini mempunyai error saat diukur  dengan  penggaris  busur  pembacaan  ke  lcd  dimana  untuk sumbu  x  memiliki  error  -0,55º  sedangkan  untuk  sumbu  y  memiliki error 0,32º. Kemampuan masing-masing sensor tersebut akan dikombinasikan menggunakan input dari hasil Complementary Filter sensor yang menghasilkan input error dan d_error yang akan diproses  oleh fuzzy kontroller. Dengan menggunakan 5 membership function input dan 7 membership function output. Untuk mendapatkan  hasil  pembacaan  yang  akurat  dan  cepat.  Sedangkan untuk  penggeraknya  digunakan  motor  dc.  Sebagai  mana  hasil  uji coba  motor  dc  sebelum  diberi  pengendali,  didapat  kan  pada  saat diberi  dutycycle  50%  kecepatan  motor  dc  113,2  rpm  sedangkan untuk  mencapai  stady  state  motor  dc  membutuhkan  waktu  200  ms. Self  Balancing  Transportation  tanpa  pengendali  mampu  setimbang ±10s.   &#13;
Kata kunci : Self-balancing Transportation, Accelerometer, &#13;
Gyroscope, Complementary Filter, Fuzzy Logic Controller.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1220401013</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7731</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 19:30:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>