<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7775">
 <titleInfo>
  <title>&quot;Analisis Perencanaan dan Pengawasan Persediaan Bahan Baku Tepung Terigu dan Telur Dengan Menggunakan Metode Ecnomic Order Quantity  (Eqq)&quot; (Study Kasus Pada Usaha Bolu Keyla)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Aspi Yuwanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1262401029</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 65 | Ukuran : 20x14 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manajemen persediaan dapat digunakan untuk menghindari masalah &#13;
kelebihan dan kekurangan persediaan bahan baku dengan &#13;
menentukan kuantitas pemesanan ekonomis (Economic Order &#13;
Quantity),  titik  pemesanan  kembali  (Reorder  Point),  dan  jumlah &#13;
persediaan  antisipasi  (Safety  Stock)  bahan  baku.  Usaha  Bolu  Keyla &#13;
adalah  usaha  yang  selalu  mengalami  masalah  dalam  manajemen &#13;
persediaan. Khususnya terhadap persediaan bahan baku tepung terigu &#13;
dan telur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kuantitas &#13;
pemesanan ekonomis, titik pemesanan kembali, dan jumlah &#13;
persediaan antisipasi bahan baku tepung terigu dan telur untuk tahun &#13;
2015. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, yaitu data &#13;
persediaan  tepung  terigu  dan  telur,  data  biaya  pemesanan  serta  data &#13;
biaya  material persediaan tahun  2015. Hasil dari penelitian ini yaitu &#13;
menunjukkan  bahwa  kuantitas  pemesanan  ekonomis  untuk  bahan &#13;
baku  tepung  terigu  adalah  sebesar  366  kilogram  dan  untuk  bahan &#13;
baku telur adalah sebesar 4.274 butir. Untuk titik pemesanan kembali &#13;
bahan baku tepung terigu adalah 10 kilogram dan untuk bahan baku &#13;
telur  adalah  400  butir  dan  jumlah  persediaan  antisipasi  untuk  bahan &#13;
baku  tepung  terigu  adalah  2  kilogram  dan  untuk  bahan  baku  telur &#13;
adalah  100  butir.  Oleh  karena  itu,  metode  EOQ  lebih  efisien  dari &#13;
metode yang diterapkan perusahaan ini dalam hal  persediaan tepung &#13;
terigu dan telur. &#13;
Kata Kunci: EOQ (Economic Order Quantity), ROP (Reorder &#13;
Point), SS (Safety Stock), &amp; Persediaan Bahan Baku</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Akuntansi</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA A</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1262401029</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA A</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7775</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 11:37:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>