<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7837">
 <titleInfo>
  <title>Mesin Pengolah Cabai Menjadi Cabai Bubuk</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wira Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1221412045</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 43 | Ukuran : 20x14 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai merupakan bahan masakan yang sering digunakan oleh &#13;
masyarakat  Indonesia  saat  memasak.  Cepatnya  membusuk  cabai &#13;
merupakan  salah satu  alasan  mengapa  dibuat cabai bubuk  kering &#13;
untuk  mempertahankan  cita  rasa  yang  ada  pada  cabai.  Cabai &#13;
bubuk merupakan olahan lanjutan dari cabai kering, proses &#13;
pengeringan dengan oven menghabiskan waktu sekitar 20 – 24 jam &#13;
atau dengan cara alami menggunakan sinar matahari sekitar 2 – 3 &#13;
hari. Mesin  pengolah  cabai  menjadi  cabai  bubuk  kering  ini  dapat &#13;
menghaluskan  cabai  dengan  sempurna  dalam  arti  cabai  sudah &#13;
halus.  Mesin  ini  bekerja  dengan  cara,  masukkan  cabai  kedalam &#13;
oven terlebih dahulu kemudian kompor akan aktif dan &#13;
memanaskan oven sehingga cabai menjadi kering dan sensor suhu &#13;
LM35 akan membaca berapa suhu yang ada didalam oven. &#13;
Apabila suhu diatas 85°C maka pemanas akan mati, dan kemudian &#13;
aktif  kembali  ketika suhu  dibawah  70°C,  yang  akan  dikontrol &#13;
dengan sistem on off controller. Saat cabai sudah dipanaskan lalu &#13;
motor  stepper  aktif  dan  menggerakkan  kedudukan  cabai  sehingga &#13;
cabai  jatuh dan masuk kedalam penampung, setelah motor stepper &#13;
kembali keposisi semula maka motor AC blender akan aktif &#13;
menggerakkan  mekanisme  pisau  penghancur  dan  menghancurkan &#13;
cabai  sehingga  menjadi  cabai  bubuk  yang  berkualitas.Sehingga &#13;
hasil  yang  didapat sesuai dengan  pasaran  yang  ada,  seperti pada &#13;
sampel  no  2    yang  sudah  didapat.  Dengan  proses  pengeringan &#13;
selama 3 hari dengan pemanasan oven selama 20 menit, dan suhu &#13;
85°C . &#13;
Kata Kunci : Cabai, Sensor Suhu LM35, Oven, Motor Stepper, &#13;
Motor Servo,Blender, ATMega8535.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Mekatronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1221412045</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TM</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7837</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 00:33:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>