<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8389">
 <titleInfo>
  <title>Mesin pemasak dan pengisian popcorn otomatis berbasis programmable logic controller (plc)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wirmansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1320401042</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 43 | Ukuran : 20x15</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Perkembangan teknologi sistem pengaturan maupun pengontrolan&#13;
pada saat ini sangat maju, salah satunya pengontrolan&#13;
menggunakan PLC (Programmable Logic Controller).Untuk&#13;
pemrogramannya sendiri lebih mudah dibandingkan&#13;
denganmikrokontroller, arduino dan yang lainnya di bidang&#13;
pengontrollan timer dan motor.Pada program ini digunakan input,&#13;
control (timer dan counter), serta output. Oleh sebab itu pada alat&#13;
yang saya buat deprogram menggunakan PLC.Dalam membuat&#13;
popcornini digunakan relay my4 yang berguna sebagai memutar&#13;
motor power window dengan keadaan CW dan CCW yang berjumlah&#13;
2 buah. Kegunaan power window tersebut untuk membuka katup&#13;
dengan waktu 0,11 detik dan menutup katup jagung dengan waktu&#13;
0,115 detik. Sedangkan satu lagi untuk membalikkan panci CW&#13;
dengan waktu 0,6detik dan CW 0,355 detik, sehingga popcorn yang&#13;
telah dimasak akan jatuh ke dalam wadah. Pada alat ini juga&#13;
dibutuhkan solenoid dc untuk proses pengeluaran minyak goreng&#13;
masuk ke dalam panci dengan waktu yang dibutuhkan 6 detik. Proses pemasakan popcorn memerlukan suhu yang konstan agar&#13;
tidak terjadi masalah seperti hangusnya popcorn, terbakarnya panci&#13;
dan lainnya. Pada proses pemasakan popcorn dibutuhkan suhu&#13;
1100C yang dihasilkan satu porsi popcorn, untuk menjaga agar suhu&#13;
tidak melebihi derajat maka digunakan sensor thermostat bimetal. Untuk mencapai suhu tersebut dibutuhkan waktu 8 menit.&#13;
Kata kunci :Mesin Pemasak Popcorn, Thermostat Bimetal, Solenoid&#13;
Valve, Motor Power Window, PLC&#13;
Laporan Proyek Akhir&#13;
i&#13;
ABSTRAK&#13;
Perkembangan teknologi sistem pengaturan maupun pengontrolan&#13;
pada saat ini sangat maju, salah satunya pengontrolan&#13;
menggunakan PLC (Programmable Logic Controller).Untuk&#13;
pemrogramannya sendiri lebih mudah dibandingkan&#13;
denganmikrokontroller, arduino dan yang lainnya di bidang&#13;
pengontrollan timer dan motor.Pada program ini digunakan input,&#13;
control (timer dan counter), serta output. Oleh sebab itu pada alat&#13;
yang saya buat deprogram menggunakan PLC.Dalam membuat&#13;
popcornini digunakan relay my4 yang berguna sebagai memutar&#13;
motor power window dengan keadaan CW dan CCW yang berjumlah&#13;
2 buah. Kegunaan power window tersebut untuk membuka katup&#13;
dengan waktu 0,11 detik dan menutup katup jagung dengan waktu&#13;
0,115 detik. Sedangkan satu lagi untuk membalikkan panci CW&#13;
dengan waktu 0,6detik dan CW 0,355 detik, sehingga popcorn yang&#13;
telah dimasak akan jatuh ke dalam wadah. Pada alat ini juga&#13;
dibutuhkan solenoid dc untuk proses pengeluaran minyak goreng&#13;
masuk ke dalam panci dengan waktu yang dibutuhkan 6 detik. Proses pemasakan popcorn memerlukan suhu yang konstan agar&#13;
tidak terjadi masalah seperti hangusnya popcorn, terbakarnya panci&#13;
dan lainnya. Pada proses pemasakan popcorn dibutuhkan suhu&#13;
1100C yang dihasilkan satu porsi popcorn, untuk menjaga agar suhu&#13;
tidak melebihi derajat maka digunakan sensor thermostat bimetal. Untuk mencapai suhu tersebut dibutuhkan waktu 8 menit.&#13;
Kata kunci :Mesin Pemasak Popcorn, Thermostat Bimetal, Solenoid&#13;
Valve, Motor Power Window, PLC</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1320401042</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8389</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-07 15:39:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>