<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9078">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Clustered File System pada Datacenter Berbasis Cloud Computing Menggunakan CEPH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kasero Ade Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1456401022</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekan baru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 63 | Ukuran : 21x15 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi yang cepat menyebabkan kebutuhan&#13;
penyimpanan data juga semakin berkembang. Oleh karena itu,&#13;
dibangun sebuah tempat penyimpanan yang terpusat yaitu data center.&#13;
Data center dapat dibangun menggunakan teknologi yang&#13;
berkembang saat ini yaitu cloud computing. Namun, dengan&#13;
terpusatnya data center memungkinkan juga terjadinya single point of&#13;
failure dimana jika salah satu node pada data center mati akan&#13;
menganggu atau menghentikan data center beroperasi dan juga dapat&#13;
menyebabkan data pada node yang mati tidak bisa diakses. Oleh&#13;
karena itu pada data center yang dibangun saat ini diimplementasikan&#13;
clustered file system. Clustered File System ini menggabungkan&#13;
beberapa node menjadi sebuah tempat penyimpanan. Pada penelitian&#13;
ini menggunakan 4 buah node virtual yaitu 1 node berperan sebagai&#13;
pengaksesan ke data center dan juga berfungsi sebagai admin node, 1&#13;
node berperan sebagai node CEPH MON yang berfungsi untuk&#13;
memonitoring dan memetakan cluster, 2 node sebagai node CEPH&#13;
OSD yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Hasil yang&#13;
didapat dari peneletian ini yaitu layanan data center dan data yang&#13;
tersimpan pada data center tetap dapat diakses walaupun salah satu&#13;
node dalam keadaan mati dan mencegah terjadinya single point of&#13;
failure.&#13;
Kata Kunci: Cluster file system, cloud computing, Datacenter, Ceph</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Komputer</topic>
 </subject>
 <classification>PA TK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TK</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1456401022</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9078</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-24 14:58:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>