<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9178">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Turbin Angin Type Savonius L Sumbu Vertical dengan 6 Blade</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ari Ramahdani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1420401008</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 41 | Ukuran : 21x15 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya energi angin&#13;
yang sangat banyak, tetapi pada saat ini masih sangat sedikit&#13;
pemanfaatannya. Pembangkit listrik bertenaga angin merupakan&#13;
salah satu energi terbarukan (renewable energy)untuk di konversikan&#13;
menjadi energi listrik. Vertical axis wind turbine dirancang dengan&#13;
tipe bilah savonius L dengan 6 baling-baling. Pada turbin angin&#13;
Savonius L aliran udara pada sisi bilah yang lurus lebih besar. Jenis&#13;
generator yang digunakan adalah generator DC 12volt sebagai alat&#13;
mengkonversi energi gerak menjadi energi listrik dengan bantuan&#13;
putaran baling-baling/bilah turbin angin vertical. Untuk mendapatkan&#13;
hasil kecepatan generator digunakan sensor rotary encoder. Nilai&#13;
arus dan tegangan ditampilkan pada LCD oled dengan menggunakan&#13;
mikrokontroller yaitu Arduino UNO. Lebar dan panjang bilah pada&#13;
satu baling-baling adalah 50cm x 50cm. Keseluruhan pada sistem&#13;
alat dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Jika diameter pada&#13;
bilah semakin besar maka akan mendapat lebih banyak cakupan&#13;
angin untuk memutar baling-baling. Tegangan yang dihasilkan&#13;
belum bisa mencapai kapasitas generator yang digunakan. Data pada&#13;
hasil pengukuran dan kecepatan putaran generator menentukan&#13;
potensi kecepatan angin pada suatu area. Data tegangan tertinggi&#13;
yang diperoleh dari generator turbin angin vertikal adalah 2,79 volt&#13;
pada 360 RPM.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1420401008</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9178</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-01 10:15:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>