<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9312">
 <titleInfo>
  <title>Sistem Pendeteksi Tanah Longsor Berbasis WSN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Hifzillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1220301002</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 65 | Ukuran : 21x15 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Semakin berkembangnya jaringan sensor nirkabel maka&#13;
perkembangan aplikasi jaringan sensor nirkabel juga semakin&#13;
bervariasi Teknologi ini semakin mempermudah dalam melakukan&#13;
pemantauan lingkungan, terutama pemantauan bencana alam&#13;
seperti tanah longsor. Dengan mengaplikasikan jaringan sensor&#13;
nirkabel pada tanah longsor, maka akan semakin mudah memantau&#13;
serta mendeteksi tanah longsor dan dapat memperkecil akibat yang&#13;
di timbulkan oleh bencana tanah longsor tersebut. Penelitian&#13;
dilakukan dengan cara mengukur kemiringan tanah,Volum curah&#13;
curah hujan, dan kelembaban tanah pada daerah yang berpotensi&#13;
tinggi mengalami longsor, dengan memanfaatkan tiga sensor dan&#13;
mikrokontroller arduino. Alat ini mampu mengukur kemiringan&#13;
tanah, Volum curah hujan dan kelembaban tanah pada daerah&#13;
tersebut, dan data tersebut dikirimkan menuju server dengan&#13;
menggunakan KYL, sehingga hasilnya dapat dilihat masyarakat&#13;
luas, dan tentu saja mampu mengurangi dampak dari tanah longsor.&#13;
Berdasarkan pengujian dari ketiga sensor ini diperoleh persentase&#13;
error paling tinggi 3,3% pada sensor kemiringan tanah. Dari&#13;
pengujian sensor kelembaban tanah akan melihat persentase tingkat&#13;
kelembaban tanah. Pengujian sensor Volum curah hujan yaitu&#13;
dengan menghitung nilai dari Volum curah hujan dengan satuan&#13;
mm.&#13;
Kata kunci : WSN, sensor nirkabel, longsor, mikrokontroller.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika Telekomunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA TET</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TET</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1220301002</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9312</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-02 08:17:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>