<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9349">
 <titleInfo>
  <title>Pembangunan Game Edukasi Pengenalan Sayuran dalam Bahasa Inggris untuk Anak-anak PAUD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Renita Dwi Pusparini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1355301070</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>Jumlah Halaman : 70 | Ukuran : 21x15 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Anak-anak PAUD sudah mulai dikenalkan dengan objek&#13;
tumbuhan sayur. Ada beberapa cara belajar yang dilakukan oleh guru&#13;
dengan anak-anak PAUD seperti belajar dengan menggunakan media&#13;
gambar, bernyanyi atau tanya jawab. Cara belajar yang melibatkan&#13;
interaksi anak-anak PAUD termasuk ke dalam cara belajar ‘learning&#13;
by doing’. Belajar dengan cara ‘learning by doing’ dapat dilakukan&#13;
dengan berkomunikasi. Bahasa merupakan sarana berkomunikasi baik&#13;
menggunakan lisan, tulisan, gerak ataupun isyarat, simbol, lambang,&#13;
dan juga lukisan. Di dalam perkembangan bahasa anak usia&#13;
dini, kemampuan berbahasa masih belum maksimal. Orang tua atau&#13;
pendidik dapat menyediakan media atau alat permainan yang dapat&#13;
menstimulasi perkembangan bahasa. Salah satu teknologi yang&#13;
memungkinkan interaksi antara manusia dan komputer dengan&#13;
menggunakan suara sebagai input yaitu Speech Recognition. Dengan&#13;
mengimplementasikan speech recognition dan mengintegrasikannya&#13;
ke dalam game tebak sayur dan menjadi sebuah game edukasi yang&#13;
dibangun dengan Unity, dapat disimpulkan bahwa game tebak sayur&#13;
dapat membantu melatih pengucapan anak-anak PAUD dalam&#13;
berbahasa salah satunya Bahasa Inggris serta pemahaman mengenai&#13;
nama sayuran dalam Bahasa Inggris dengan melakukan uji observasi.&#13;
Pada pengujian black box dan uji noise, dihasilkan bahwa fungsi yang&#13;
ada pada aplkasi teruji dapat dijalankan sesuai kebutuhan dan input&#13;
suara dapat ditangkap jelas oleh game dengan menggunakan bantuan&#13;
microphone.&#13;
Kata Kunci— Anak PAUD, Learning by Doing, Speech Recognition,&#13;
Game Edukasi, Tebak Sayur</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1355301070</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (Rak R)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9349</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-25 14:20:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>