<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9872">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi High Availability WEB Server Pada Cloud Computing Menggunakan Pacemaker</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Diana S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1457301059</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 81hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Informasi dan komunikasi menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.  Karna semakin tingginya permintaan informasi yang dapat di akses di berbagai media, maka dibutuhkan perancangan yang handal untuk dapat memberikan layanan terbaik kepada client, walaupun permintaan dan beban server semakin bertambah seiring dengan meningkatnya permintaan client. Jika menggunakan satu server saja yang melayani permintaan client, tentu ini belum bisa dikatakan handal karena bisa saja suatu waktu server tersebut akan mengalami downtime dan tidak bisa melayani permintaan client. Untuk mengatasi masalah ini diterapkan metode high availability menggunakan tools Pacemaker yang menyediakan ketersediaan tinggi bagi server sehingga jika salah satu server mati maka ada server lain yang mengambil alih fungsi dari server tersebut. Selanjutnya teknik replikasi data yang digunakan untuk mereplikasi data antara server satu dengan server lainnya menggunakan tools GlusterFS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketika terjadi failover, membutuhkan waktu 3,8 detik bagi node 2 untuk mengambil alih fungsi node 1. Dan saat terjadi failback, membutuhkan waktu 2,8 detik bagi node 1 untuk mengambil alih fungsi node 2. &#13;
 &#13;
Kata Kunci : Cloud Computing, Web Server, High Availability, Pacemaker, Glusterfs</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Sistem Informasi</topic>
 </subject>
 <classification>PA SI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA SI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1457301059</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA SI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9872</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-30 11:08:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-21 10:38:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>