<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9933">
 <titleInfo>
  <title>Line Production Sorting System</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IQBAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1520401034</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 49hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Automasi proses monitoring dan pengontrolan merupakan bagian penting dalam sebuah industri manufacturing. Manufacturing sistem terbagi atas beberapa bagian diantaranya yaitu proses sorting dan proses distributing. Pada proses sorting yang akan dibuat, pemilahan benda kerja menerapkan prinsip elektro mekanik. Komponen proses sorting yang digunakan adalah sensor dan selector, sensor berperan sebagai input pembeda dan selector sebagai aktuator pemilah benda kerja. Programmable Logic Control (PLC) digunakan sebagai pengontrol valve dan pengontrol device lainnya. Interface kendali antara user dengan alat digunakan Human Machine Interface (HMI). Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membuat miniatur manufacturing menggunakan PLC Schneider tipe M221, dan HMI Schneider M221. Pemrograman PLC menggunakan Bahasa pemrograman ladder diagram dengan aplikasi SoMachine dan HMI menggunakan aplikasi Vidjeo Designer. Desain mekanik dirancang menggunakan aplikasi desain grafis. Dari miniatur manufacturing yang dirancang diharapkan dapat terbentuk sebuah sistem sortir pada sub produksi (line production) yang bekerja secara otomatis. Hasil yang diperoleh dari perancangan proyek akhir ini didapat error sebesar 11,1% untuk warna hitam dan biru, dan 0% untuk warna putih dan bahan logam. Nilai error ini dapat diminimalkan dengan cara penggantian jenis sensor yang digunakan. Hasil dari perancangan ini dapat diimplementasikan sebagai acuan perancangan. &#13;
 &#13;
 &#13;
Kata kunci : PLC (Programable Logic Control), HMI (Human Machine Interface)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1520401034</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9933</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-03 09:57:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-10 13:49:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>