<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9940">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Mesin Pengiris Bawang Otomatis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rasyid Ridho</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1520401061</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 48hlm.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mesin pengiris bawang merah adalah salah satu alat yang bertujuan untuk mendukung peningkatan hasil produksi irisan bawang merah yang siap digoreng. Mesin pengiris bawang dalam pengaplikasiannya menggunakan pisau pengiris (Slicer) yang dikendalikan oleh motor DC. Jadi dalam tugas akhir ini ingin menambahkan program RPM agar kecepatan putaran motor DC bisa diatur, dan Mikrokontroller Arduino Uno sebagai pengendali utama pada putaran motor DC. Bawang merah yang mau di iris yaitu bawang merah yang sudah dikupas dari kulitnya dan sudah menjadi bentuk butiran atau tidak mengumpal. Mula-mula motor DC dalam keadaan  mati, Setelah bawang merah dimasukkan ke dalam pipa paralon, dan dipasang sensor dekat piringan pengiris, setelah sensor terhalang oleh bawang maka motor  DC langsung aktif maka piringan pengiris berputar dan kayu di masukkan ke dalam pipa paralon pengiris bawang supaya ada penekanan pada bawang, dan ketika bawang merah yang ada didalam wadah pipa paralon kosong maka motor tetap berputar. Dan ditambah delay pada program selama 7 detik, guna delay untuk memastikan bawang yang ada didalam pipa paralon habis teriris. Dan sudah sampai delay 7 detik maka motor DC langsung berhenti otomatis dan ditampilkan di LCD bawang kosong. Dengan jumlah bawang 1/4 kg, dengan putaran RPM  lambat dan kencang, adapun dengan putaran yang lambat yaitu 322 dan adapun waktu dalam pengirisan bawang sangat lama yaitu membutuhkan waktu 17,96 (s), dan hasil irisannya terlalu banyak yang tebal,sehingga dalam pengirisannya kurang bagus. Dan adapun putaran yang kencang yaitu 1027 dengan jumlah masukkan bawang yang sama yaitu sebanyak ¼ kg dan waktu dalam pengirisan sangat cepat sehingga bawang habis teriris dan hasil irisannya  bagus. &#13;
 &#13;
Kata kunci : Bawang merah, mesin pengiris bawang, pisau (slicer), sensor,  motor DC dan Arduino Uno.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PA Teknik Elektronika</topic>
 </subject>
 <classification>PA TE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1520401061</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TE</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9940</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-03 10:12:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-28 14:18:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>