<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9976">
 <titleInfo>
  <title>Ambulans Cepat Tanggap</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1420301026</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Pekanbaru</placeTerm>
   <publisher>Perpustakaan Politeknik Caltex Riau</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 79hlm.; ilus.: 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di Indonesia, tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas salah satunya disebabkan karena penanganan korban kecelakaan yang lambat. Terutama untuk pihak rumahsakit yang kesulitan mengakses lokasi kecelakaan. Oleh sebabnya, diciptakan suatu sistem cepat tanggap terhadap penanganan korban kecelakaan dengan delay minimum. Sistem ini terdiri dari sub-sistem hardware dan sub-sistem software. Untuk hardware terdiri dari sensor accelerometer sebagai alat pendetesi kecelakaan. Dilengkapi modul GSM untuk mengirim notifikasi berupa sms. Sementara, sub-sistem software diprogram dengan Arduino IDE dan App Inventor untuk perancangan aplikasi smartphone. Untuk parameter kecelakaan adalah jika nilai x,y, dan z kecil atau sama dengan 0. Pengujian terdiri dari 4 sub-pengujian dengan 10 lokasi berbeda. Pertama, pengujian sensor accelerometer. Kedua, pengujian modul GPS. Ketiga, pengujian aplikasi AQR_4_MA. Keempat, pengujian sistem secara menyeluruh untuk mengetahui delay yang terhitung dari saat kecelakaan terdeteksi oleh sensor hingga notifikasi berhasil diterima oleh rumahsakit1 dan selanjutnya aplikasi menampilkan rute ke lokasi kecelakaan. Untuk hasil, diperoleh delay rata-rata 3,47 detik. Untuk rute yang ditampilkan, ada 3 titik pengujian yang rutenya melewati titik lokasi rumahsakit1. Dari 50 kali pengujian, sistem ini menghasilkan error sebesar 44% dengan pengujian saat kendaraan mengalami kecelakaan. Sementara, untuk 10 pengujian saat kendaraan melewati jalan lurus/mendaki/menurun/ada tanjakan/berbelok diperoleh tingkat error sebesar 30%. Kata kunci : accelerometer, google map, GPS, SMS, delay, App Inventor</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>PA TET</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Politeknik Caltex Riau Politeknik Caltex Riau</physicalLocation>
  <shelfLocator>PA TET</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">PA1420301026</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan PCR (R)</sublocation>
    <shelfLocator>PA TET</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9976</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-06 07:36:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-24 15:33:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>