No image available for this title

Kerja Praktik

Proses Maintenance Genset Cummins Vta28-G5 Akibat Kebocoran Air Pada Liner Piston



Program kerja praktek (KP) merupakan salah satu program yang dirancang oleh Politeknik Caltex Riau sebagai salah satu syarat yang harus dilengkapi setiap mahasiswa Politeknik Caltex Riau dalam mencapai gelar Sarjana Sains Terapan atau Ahli Madya. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada dunia kerja yang sesungguhnya. Dalam kerja praktek, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang dipelajari dan diperoleh pada saat perkuliahan berlangsung, baik secara teoritis maupun praktek.
Teori dan praktek yang telah didapatkan selama masa perkuliahan seperti akademik, soft skill, hard skill serta teamwork bisa saja berbeda dengan penerapan dilingkungan kerja sehingga mahasiswa diharapkan untuk memahami serta mengerti terhadap setiap situasi di lingkungan kerja yang bertujuan meminimalisir kesalahan dalam menghadapi setiap masalah yang ada pada dunia kerja. selain itu, Mahasiswa juga diharapkan memperoleh ilmu non akademis seperti: leadership, leamwork, menghargai setiap orang, belajar menyesuaikan diri dengan orang lain dengan perbedaan umur yang berbeda-beda, dan rasa tanggung jawab terhadap kewajiban yang telah diberiakan. Dengan tujuan tersebut maka penulis melaksanakan kerja praktek di PT. Riau Cipta Teknik Indonesia.
Pada kesempatan ini penulis melaksankan kerja praktek selama 4 bulan terhitung dari 01 Maret 2022 sampai dengan 01 Juli 2022 di PT. Riau Cipta Teknik Indonesia di Jl. Soekarno – Hatta No. 56, Air Hitam, Kec. Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. PT. Riau Cipta Teknik Indonesia bergerak dibidang jasa service genset, alat-alat berat dan penyedia sparepart.
Genset dirancang untuk dapat berfungsi sebagai sumber penyedia daya listrik cadangan atau darurat dan beroperasi disaat listrik PLN mengalami gangguan. Sistem genset yang senantiasa terpelihara baik memastikan genset dapat beroperasi baik pula, dengan demikian genset tersebut dalam kondisi terpelihara baik. Dari hasil pemeriksaan awa1 terhadap kondisi oli mesin dengan menggunakan tongkat ukur mesin terdapat indikasi oli mesin telah bercampur dengan air, bal ini dibuktikan dengan adanya perubahan warna oli mesin yang menempel pada tongkat ukur mesin tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam dengan cara membuka jendela ruang cylinder head dan blok mesin memeriksa secara visual langsung ke bagian dalammya, terlibat bahwa di dalam oil pan penampungan oli mesin terdapat perubahan warna oli mesin karena adanya kandungan air di dalam bak penampungan oli mesin tersebut. Dari hasil pemeriksaan dapat dipastikan adanya kebocoran air pada liner piston dan terlibat jelas air merembes pada bagian bawah liner, di dalam bak penampungan oli mesin terdapat kandungan air maka upaya yang perlu segera dilakukan adalah perawatan yang bersifat overhaul terhadap genset Cummins VTA28-G5 serta melakukan penggantian pada beberapa komponen yang sudah rusak. Jenis komponen yang perlu diganti antara lain liner piston, piston dan gasket. Hal inilah yang melatarbelakangi perlunya dilakukan kegiatan perawatan overhaul terhadap genset Cummins VTA28-G5 tersebut. Alasan penulis mengangkat laporan akhir kerja praktek dengan judul “Proses Maintenance Genset Cummins VTA28-G5 akibat kebocoran air pada liner piston” yaitu untuk pemaparan ilmu yang didapatkan penulis. Membahas pelaksanaan perawatan overhaul genset Cummins VTA28-G5 dan penggantian beberapa komponen spareparts yang sudah rusak sesuai prosedur pengoperasian standar (standard operating procedure SOP) sehingga diharapkan setelah dilakukan perawatan genset Cummins VTA28-G5 siap dioperasikan dengan aman serta dapat mendukung kegiatan produksi yang ada di PKS. Tasma Puja di Kampar. Setelah melakukan kerja praktek dan pembuatan laporan kerja praktik maka dapat disimpulkan bahwa: Genset di PKS. Tasma Puja mengalami kerusakan pada liner piston, air masuk kedalam ruang oli sehingga oli bercampur air. Perawatan yang dilakukan pada genset Cummins VTA28-G5 di PKS. Tasma Puja yaitu Penggantian liner piston. Perawatan pada sistem pelumasan, komponen yang dilakukan perawatan meliputi oli mesin, seal oli, pompa oli, filter oli dan valve pengatur tekanan oli jenis perawatan yang dilakukan pada sistem tersebut -antara lain penggantian oli mesin (standar SAE40), penggantian packing seal oil, perawatan pompa oli, penggantian filter oli dan perawatan valve pengatur tekanan oli. Perawatan sistem pendingin, komponen yang dilakukan perawatan meliputi thermostat, sistem pendingin, radiator, lapisan pemisah air dan oli dan fan belt. Jenis perawatan yang dilakukan pada sistem tersebut antara lain perawatan thermostat, perawatan radiator, oli cooler, dan penggantian seal-seal air, perawatan fan belt, dan perawatan thermostat. Kontaminasi air terhadap oli sangat berbahaya dan dapat menimbulkan berbagai efek buruk terhadap sistem pelumasan. Di dalam dunia industri juga kita harus memiliki rasa tanggung jawab dan inisiatif yang tinggi dalam menjalani pekerjaan yang sadang kita lakukan. Suasana dalam bekerja juga diperlukan komunikasi yang baik dengan rekan kerja maupun mekanik, banyak belajar dengan mereka, perhatikan dengan benar sampai memahami dan di PT. Riau Cipta Teknik Indonesia juga memiliki suasana kekeluargaan yang kuat.


Ketersediaan

KP1821302013Perpustakaan PCR (R)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KP TMS
Penerbit Pustaka Politeknik Caltex Riau : Pekanbaru.,
Deskripsi Fisik
viii, 68 hlm.; 20 x 14 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KP TMS
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this